Dengan biaya riil Pekanbaru 2026 (UMK + iuran BPJS, sewa Rp 15 jt/th, antar harian) dan GP riil ±19%, kios harus menjual ±Rp 1,53 jt/hari untuk balik modal — setara omzet Harapan Raya sekarang. Pembeli yang datang sendiri tidak cukup. Rencananya: 1 Pos Warna pilot di K06 yang hidup dari walk-in + order rumah dibangun + tukang binaan, dan 5 kantong Agen Tukang tanpa kios.
POS 4 Sep–12 Okt 2026. Model awal = 2 staf, sewa Rp 15 jt, GP 19,15%. Pos Warna = 1 staf (UMK Rp 3.998.179 + iuran 10,24%), sewa Rp 15 jt dibayar 6 bulan, stok tanpa cat tinting, GP 19,1% dari mix barang Harapan. Dengan perbaikan harga (GP 21,1%) BEP turun ke Rp 1,38 jt/hari.
Sumber: batas wilayah OpenStreetMap; rumah tangga WorldPop 2020 dikalibrasi BPS 2024; perumahan Sikumbang/Tapera (31 Agu 2026); 256 toko Google Maps (13 Okt 2026; toko kucing & cat motor dibuang); POS Odoo via sheet IW Kontrol Harian; ABC Analysis Harapan Raya Des 2025–Mei 2026; UMK Pekanbaru 2026 (Bisnis.com); iuran BPJS (CNN Indonesia); sewa kios dari iklan PKU. Model Huff (eksponen jarak 2, sesuai panduan Esri) dengan asumsi: daya tarik kios 0,8 vs toko IW 2,5; kios merebut porsi belanja kecil 35%; 1 warung tak terdaftar per 1.500 RT. Skenario Optimis: daya tarik 1,5 dan porsi 50%. Peta skematis — buka tautan Google Maps untuk navigasi.